PENGERTIAN DAN DEFINISI POHON

Pengertian dan definisi pohon diartikan oleh banyak orang baik itu para ahli ataupun orang awam yang setiap hari melihat pohon. Ketika menuju tempat belajar, pohon apakah yang saudara lihat dalam perjalanan. Ada pohon besar di pinggir jalan yang  memberi kesejukan tapi ada juga pohon yang masih kecil dalam masa pertumbuhan.

Pernahkah anda berpikir berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat bibit kemudian menanam pohon serta memelihara sebuah pohon tersebut sampai pohon itu menjadi dewasa  dan besar??? Ada pohon yang sudah hidup sejak puluhan tahun yang lalu di sekitar kita. Berapakah biayanya bila dihitung dari kecil sampai sebesar itu. Pasti biaya puluhan juta rupiah bahkan ada yang menyebutkan biaya membesarkan sebatang pohon sampai ratusan juta rupiah. Bayangkan betapa mahalnya membesarkan pohon itu. Namun ada orang yang seenaknya menebang pohon tersebut tanpa memikirkan asal dan manfaat yang dihasilkan pohon tersebut. Betapa kasihan pohon itu…………

Pohon disebut juga “pokok” atau “Tree” dalam bahasa Inggris, merupakan  tumbuhan  berkayu. Pohon memiliki batang utama yang tumbuh tegak, menopang tajuk pohon. Untuk membedakan pohon dari semak dapat dilihat dari bentuk dan penampilan. Semak juga memiliki batang berkayu, tetapi tidak tumbuh tegak.

Dengan definisi seperti di atas berarti “pisang” bukanlah merupakan pohon sejati karena tidak memiliki batang sejati yang berkayu. Jenis-jenis mawar hias lebih tepat disebut semak daripada pohon karena batangnya walaupun berkayu tidak berdiri tegak dan habitusnya cenderung menyebar menutup permukaan tanah.

Batang merupakan bagian utama pohon dan menjadi penghubung utama antara bagian akar, sebagai pengumpul air dan mineral, dan bagian tajuk pohon (canopy), sebagai pusat pengolahan masukan energi (produksi gula dan bereproduksi). Cabang adalah juga batang, tetapi berukuran lebih kecil dari berfungsi memperluas ruang bagi pertumbuhan daun sehingga mendapat lebih banyak cahaya matahari dan juga menekan tumbuhan pesaing di sekitarnya. Batang diliputi dengan kulit yang melindungi batang dari kerusakan.

Dalam bahasa sehari-hari, pengertian pohon agak lebih luas, yang dalam botani disebut “pohon semu”. Contoh paling umum dari kasus ini adalah “pohon” pisang.

Pohon mempunyai daun yang berwarna hijau berfungsi sebagai tempat untuk memasak makanannya sendiri. Tumbuhan yang mempunyai daun berwarna hijau sering disebut dengan “autotrof” atau menyediakan makanannya sendiri dengan proses fotosintesis.

Di dalam hutan pohon tumbuh dengan berbagai macam dan bentuk, dapat diklasifikasikan sesuai ukuran atau bentuk dari pohon tersebut. Pohon-pohon yang tumbuh dengan kerapatan tertentu mempunyai tajuk yang menyatu dikenal dengan nama “kanopi“.

Klasifikasi pohon dalam sebuah hutan sangat berguna bagi keperluan pengelolaan hutan.  Beberapa cara disebutkan dibawah ini :

  1. Klasifikasi berdasarkan ukuran, misalnya diameter setinggi dada dan tinggi pohon, seperti dalam hutan alam produksi  pada HPH :
    1. Semai , tinggi sampai 1,5 cm
    2. Pancang / sapihan tinggi > 1,5 m sampai diameter < 10 cm
    3. Tiang diameter 10 sampai dengan 19 cm
    4. Pohon inti, diameter  20 cm sampai 49 cm
    5. Pohon besar, diameter > 50 cm

2.  Klasifikasi berdasarkan posisi tajuk pohon.

Hal ini sangat bermanfaat pada hutan seumur seperti pada hutan tanaman jati, pinus, mahoni dan lain-lain.

Dominan :
pohon dengan tajuk lebar di atas lapisan tajuk, menerima sinar matahari dari atas dan sebagian dari samping.

Kodominan :
pohon dengan tajuk besar pada lapisan tajuk, menerima sinar matahari langsung dari atas dan sebagian dari samping. Tajuk agak lebih kecil dari dominan, tetapi sehat dan tegar.

Tengahan:
pohon dengan bagian besar tajuk di bawah lapisan tajuk atau terjepit, menerima sebagian matahari dari atas dan sebagian kecil atau tidak sama sekali dari samping.

Tertekan :
pohon dengan tajuk dinaungi pohon besar dan tidak menerima sinar matahari sepenuhnya, baik dari atas maupun dari samping.

Selain klasifikasi tersebut, terdapat penggolongan berdasarkan kualitas pohon sebagai berikut :

  • Pohon serigala (Wolf tree) : Pohon yang menghalangi pertumbuhan pohon lain yang sehat dan subur, tetapi kurang bernilai komersil.
  • Pohon buruk dan berbatang ganda : Pohon yang bentuknya kurang bernilai komersil.
  • Pohon berbekas luka bakar.
  • Pohon gerowong
  • Pohon membusuk

Di bawah ini beberapa artikel mengenai pohon dan manfaatnya, dapat dibaca untuk menambah pengetahuan tentang pohon-pohon terutama pohon yang terdapat di Indonesia:

One thought on “PENGERTIAN DAN DEFINISI POHON

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>