PERBEDAAN TRANSPIRASI DENGAN EVAPORASI DAN GUTASI

Walaupun sama-sama proses keluarnya air dari tumbuhan, tetapi antara transpirasi, evaporasi dan gutasi ada perbedaannya.

  • Perbedaan Tranpirasi dan Evaporasi adalah sebagai berikut :

TRANSPIRASI

  1. proses fisiologis atau fisika yang termodifikasi
  2. diatur bukaan stomata
  3. diatur beberapa macam   tekanan
  4. terjadi di jaringan hidup
  5. permukaan sel basah

EVAPORASI

  1. proses fisika murni
  2. tidak diatur bukaan stomata
  3. tidak diatur oleh tekanan
  4. tidak terbatas pada jaringan hidup
  5. permukaan yang menjalankannya menjadi kering
  • Perbedaan Transpirasi dan Gutasi dapat dijelaskan sebagai berikut :

TRANSPIRASI

  1. terjadi pada siang hari
  2. air yang hilang berbentuk   uap air
  3. yang dilepaskan uap air murni
  4. terjadi melewati stomata, lubang kutikula, dan lenti sel
  5. terkendali oleh bukaan stomata
  6. menurunkan suhu permukaan tanaman

GUTASI

  1. pada malam hari
  2. air yang keluar berbentuk cair
  3. cairan mengandung solute, seperti gula dan garam
  4. melewati hidatoda
  5. tidak terkebdali
  6. tidak menurunkan suhu permukaan

 

JENIS JENIS TRANSPIRASI

Transpirasi  adalah proses pengeluaran air oleh tumbuhan dalam bentuk uap air ke atmosfer. Banyaknya air yang ditranspirasikan oleh tumbuhan merupakan kejadian yang khas, meskipun perbedaan terjadi antara satu spesies dengan spesies lain.
Berdasarkan atas sarana yang digunakan untuk melaksanakan proses transpirasi dibedakan atas :
  • transpirasi stomata,
  • transpirasi kutikula dan
  • transpirasi lentisel.

Kehilangan air yang paling besar pada proses transpirasi tumbuhan adalah transpirasi stomata, yaitu sebesar 80%.

PROSES TRANSPIRASI

Image

Transpirasi terjadi pada tumbuhan dan memegang peranan penting dalam proses metabolisme serta memberikan manfaat bagi tumbuhan.  Berbagai pengertian dan definisi tentang transpirasi dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Proses hilangnya air dalam bentuk uap air dari jaringan hidup tanaman yang terletak di atas permukaan tanah melewati stomata, lubang kutikula, dan lentisel
  • Peristiwa perubahan air menjadi uap, yang naik ke udara melalui jaringan hidup tumbuh-tumbuhan, yaitu yang biasa melalui stomata daun, lentisel dan cuticula.
  • Besarnya transpirasi tergantung dari jenis tumbuhan, suhu, kelembaban, kecepatan angin, tekanan udara dan sinar matahari.
  • Delapan Puluh Persen (80%) air yang ditranspirasikan berjalan melewati lubang stomata, paling besar peranannya dalam transpirasi

Peranan dan Manfaat Transpirasi

  • Transpirasi memberikan manfaat sebagai penunjang pengangkutan mineral, mempertahankan turgiditas optimum dan menghilangkan sejumlah besar panas dari daun. Mineral yang diserap ke dalam akar bergerak ke atas tumbuhan dengan cara tertentu dalam arus transpirasi, yaitu aliran air melalui xylem akibat transpirasi.
  • Transpirasi yang terjadi membantu penyerapan mineral dari tanah dan pengangkutannya dalam tumbuhan. Sebagai contoh hasil penelitian menunjukan Kalsium dan Boron di jaringan tampak sangat peka terhadap laju transpirasi. Tumbuhan yang ditanam dalam rumah kaca yang mempunyai kelembaban tinggi dan udara yang kaya CO2 (membuat stomata cendrung tertutup) dapat menampakan kekahatan (kekurangan) kalsium pada jaringan tertentu.
  • Sebaliknya transpirasi yang terlalu cepat dapat menyebabkan meningkatnya beberapa unsur tertentu, mencapai jumlah kadar yang meracuni.
  • Selain itu peranan transpirasi dalam tumbuhan untuk menurunkan suhu atau mendinginkan daun. Daun yang tidak melakukan transpirasi akan lebih panas beberapa derajat. Perubahan suhu dari daun menunjukan adanya pertukaran energi dari daun dan lingkungannya.

 

PROSES PROSES YANG MENGONTROL BERBAGAI TINGKAT PERTUMBUHAN

Perbedaan proses-proses fisiologi sangat penting pada berbagai tingkatan pertumbuhan.  Sebagai contoh, kondisi sangat cocok untuk perkecambahan (misalnya Agathis sp) sehingga dibawah tegakan Agathis sp terdapat banyak sekali semai.  Tetapi kondisi tersebut tidak sesuai untuk pertumbuhan lebih lanjut semai tersebut dan mereka mati setelah satu, dua atau beberapa tahun kemudian.  Kondisi iklim dan tanah suatu daerah mungkin cocok untuk pembungaan/pembuahan.  Oleh karena itu meskipun tanaman tersebut tumbuh baik pada waktu mudanya, tapi ia gagal dalam proses pembungaan/pembuahan.

Hubungan antara proses-proses yang penting terjadi dalam tubuh pohon dan faktor-faktor lingkungan yang mendukungnya pada berbagai tingkatan pertumbuhan dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel. 1. Proses dan faktor-faktor lingkungan yang penting pada berbagai tingkat pertumbuhan.

No

Tingkat Pertumbuhan

Proses-Proses dan Kondisi

Faktor Lingkungan Terpenting

1

Perkecambahan

Absorpsi Air Pencernaan RespirasiAsimilasi Temperatur Air oksigen

2

Pertumbuhan Semai

Fotosintesis Asimilasi Keseimbangan Air Cahaya Air TemperaturNutrisi

3

Pertumbuhan Vegetatif

Fotosintesis Respirasi AsimilasiTranslokasiKeseimbangan Air CahayaAirNutrisiTemperatur

4

Reproduksi

Fotosintesis C/N  ”balance” Kesiapan BerbungaPrimodia BungaAkumulasi Makanan Cahaya Nutrisi Temperatur

5

Menua

(Senescence)

Tak diketahui (mungkin hubungan – hormon, translokasi, keseimbangan fotosintesis vs respirasi) Air Nutrisi Hama/Penyakit

Sumber : Kramer and Kozlowski, 1979

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...