PENGERTIAN, KLASIFIKASI DAN FUNGSI KARBOHIDRAT

Pengertian Karbohidrat adalah senyawa organik yang mengandung atom Karbon, Hidrogen dan Oksigen, dengan rumus kimia (CH2O)n. Karbohidrat sebagai hasil fotosintesis biasanya ditulis dengan rumus kimia C6H12O6. Karbohidfrat berasal dari kata “karbon” dan “hidrat” atau juga sering disebut zat hidrat arang. Karbohidrat merupakan golongan besar senyawa organik yang paling banyak di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur). Pada proses fotosintesis, tumbuh-tumbuhan hijau mengubah karbondioksida menjadi karbohidrat.

ATOM-KARBOHIDRATKarbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu nutrisi yang berfungsi sebagai penghasil energi, dimana setiap gramnya menghasilkan 4 kalori. Walaupun lemak menghasilkan enersi lebih besar, namun karbohidrat lebih banyak di konsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok, terutama pada negara sedang berkembang. Di negara sedang berkembang karbohidrat dikonsumsi sekitar 70-80% dari total kalori, bahkan pada daerah-daerah miskin bisa mencapai 90%. Sedangkan pada negara maju karbohidrat dikonsumsi hanya sekitar 40-60%. Hal ini disebabkan sumber bahan makanan yang mengandung karbohidrat lebih murah harganya dibandingkan sumber bahan makanan kaya lemak maupun protein.

Karbohidrat banyak ditemukan pada serealia (beras, gandum, jagung, kentang dan sebagainya), serta pada biji-bijian yang tersebar luas di alam.

BENTUK-KARBOHIDRAT-1Butir-butir Pati

KLASIFIKASI KARBOHIDRAT

Karbohidrat terdiri dari karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks:

  • Karbohidrat Sederhana
    • monosakarida
      • glukosa
      • fruktosa
      • galaktosa
    • disakarida
      • sukrosa atau sakarosa,
      • maltosa,
      • laktosa,
      • trehaltosa
  • Karbohidrat Kompleks
    • polisakarida
      • pati,
      • dekstrin,
      • glikogen, dan
      • polisakarida nonpati.

FUNGSI KARBOHIDRAT PADA TUMBUHAN DAN HEWAN

Fungsi karbohidrat pada tumbuhan :

1. Sebagai sumber karbon dan cadangan makanan

Pada tumbuhan karbohidrat disintesis dari CO2 dan H2O melalui proses fotosintesis dalam sel berklorofil dengan bantuan sinar matahari. Karbohidrat yang dihasilkan merupakan cadangan makanan yang disimpan dalam akar, batang dan biji sebagai pati (amilum).

2. Komponen asam nukleat

Sama seperti pada hewan, komponen penyusun asam nukleat pada tumbuhan berupa gula pentosa, yaitu ribosa dan deoksiribosa.

3. Penyusun dinding sel

Sel tumbuhan dikelilingi oleh stuktur polisakarida yang kaku. Kerangka dinding sel tumbuhan terdiri dari lapisan serat selulosa yang panjang, melebar, saling bersimpangan denagn diameter yang sama. Kerangka seperti serabut ini diliputi oleh matrik seperti semen yang terdiri dari polisakarida stuktural jenis lain dan bahan polimer lain yang disebut lignin.

Selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. Selulosa bersifat seperti serabut, liat, tidak larut di dalam air, dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan.

 

Fungsi karbohidrat pada hewan :

1. Sumber karbon.

Karbohidrat dalam tubuh hewan dibentuk dari beberapa asam amino, gliserol lemak, dan sebagian besar diperoleh dari makanan yang berasal dari tumbuh – tumbuhan, karbohidrat dalam sel tubuh disimpan dalam hati dan jaringan otot dalam bentuk glikogen. Glikogen merupakan sumber polisakarida utama pada sel hewan. Seperti halnya pati pada sel tanaman. Seperti amilopektin, glikogen terbentuk dari polisakarida bercabang.

2. Penyusun struktur asam nukleat

Pada stuktur asam nukleat, pentosa merupakan penyusunnya. Akan tetapi tidak semua pentosa menjadi unit atau komponen penyusun sel. Asam nukleat disusun Penyusun membran sel. Dalam struktur kimia asam nukleat, kedua pentosa tersebut terdapat dalam bentuk lingkar furonosa. Ribosa merupakan penyusun RNA dan 2- deoksiribosa merupakan unit penyusun DNA.

3. Penyusun kerangka luar (eksoskeleton).

Kitin membentuk dinding sel eksoskeleton pada arthopoda.

4. Struktur penyusun membran sel

Sel jaringan hewan memiliki permukaan luar yang lunak dan fleksibel. Permukaan ini juga disebut dinding sel dan mengandung jenis rantai oligosakarida. Pada sel yang membatasi usus terdapat dinding amat tebal yang kaya akan karbohidrat, yang disebut glikokaliks atau dinding berbulu. Oligosakarida pada dinding sel tersebut terutama merupakan glikoprotein spesifik di dalam membran plasma, yang juga mengandung golongan lain dari molekul hibrida dengan gugus karbohidrat, yaitu glikolipid.

5. Sebagai cadangan makanan

Hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. Glikogen disimpan dalam hati dan otot dan bertindak sebagai penyimpan makanan pada hewan. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. Namun demikian, glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan.

6. Pelumas sendi kerangka

Di persendian terdapat polisakarida yakni asam hialuronat yang menyusun cairan synovial. Cairan synovial merupakan pelumas di persendian. Synovial ini berfungsi untuk membantu pergerakan antara dua buah tulang yang bersendi agar lebih leluasa.

7. Senyawa perekat di antara sel

Peptidoglikan ditemukan dalam senyawa dasar seperti gel, atau perekat antar sel yang mengisi ruang diantara sel pada kebanyakan jaringan.

JUAL BELI AMAN, SHOPIOUS.COM TEMPATNYA

Mengikuti perkembangan tren fashion melalui situs belanja online, tentu ngga ada habisnya. Terlebih lagi buat anda yang sangat hobby dengan belanja. Butuh waktu berjam – jam di depan layar komputer untuk belanja barang sesuai dengan keinginan.

Ada kabar gembira buat anda shopaholic, satu lagi direktori belanja online yang hadir untuk memudahkan anda belanja dengan banyak pilihan yang menarik, namanya Shopious.

Berbeda dengan  situs belanja online lainnya, Shopious.com ini hanya  khusus untuk kategori fashion saja lho. Yuk cari tahu apa yang menarik dari situs belanja online produk online ini!

Situs belanja fashion ini di dominasi warna putih dan merah muda. Pertama kali membuka Shopious, anda bisa langsung melihat produk – produk fashion yang dijual disini dan ada banyak pilihan fashion dengan model trend terbaru dan harga murah yang bersahabat dengan kantong anda. Mulai dari baju, tas, sepatu, hijab, produk kecantikan dan masih banyak lainnya.

 

shopious

Untuk mencari barang yang anda inginka dengan mudah, anda bisa melihat laman kategori. Ada fashion wanita, pria, bayi, aksesoris dan gadget bisa dengan mudah anda temukan di laman ini.

Selanjutnya untuk melihat koleksi yang rekomended dari Shopious anda bisa membuka laman koleksi. Banyak banget pilihan rekomended yang bisa anda temukan untuk dikoleksi, seperti tas valentino, tas tory burch, tas Charles & Keith sampai tas Webe bisa dengan mudah anda temukan. Menarik bukan?

Nah, selain bisa belanja produk fashion sesuai dengan keinginan, anda juga bisa melihat daftar toko online fashion dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Sumatera sampai Papua. Pasti puas deh kalau belanja fashion di Shopious.

Shopious.com telah melakukan seleksi ketat terhadap toko-toko yang ada di dalam situs belanja fashionnya, jadi ngga anda tidak perlu khawatir dengan kualitas produk yang dijual disini.  Karena Shopious memberikan kenyamanan sepenuhnya bagi anda, para shoppers.

 

shopious

 

Apa saja kelebihan dari Shopious dari situs belanja lainnya?

Shopious fokus untuk memberikan jumlah seleksi barang yang sangat banyak, bervariasi, dan juga kualitas barang yang tinggi. Shopious mencoba memahami selera andaengan memberikan banyak pilihan fashion yang komplittt, jadi berbelanja di Shopious akan menjadi lebih fun dan asik. Apalagi tipe Mak Irit, selain bisa belanja hemat pasti puas memilih barang yang sesuai dengan keinginan. Hehehe.

Cara Belanja Mudah Langsung dari Tokonya
Cara belanja di Shopious juga sangat mudah lho…

Ada 3 cara sederhana yang bisa anda ikuti. begini caranya.

Pertama, pilih barang yang anda inginkan,
Kedua, Klik Foto barang atau  nama toko untuk  membuka laman barang
Ketiga, anda bisa hubungi tokonya langsung untuk membeli produk fashion yang sudah anda pilih sebelumnya. Karena Shopious hanya mengiklankan dan tidak memegang stok barang.

Selain berbelanja fashion, anda juga bisa mempromosikan onlineshop anda melalui situs ini. Tips sederhana sebelum belanja ataupun mempromosikan onlineshop anda, pastikan terlebih dahulu bahwa anda sudah terdaftar sebagai member di Shopious.com.

Jadi buat anda yang mau belanja fashion yang lengkapp, yuk belanja di Shopious, banyak pilihan, lebih simple ngga pake ribet dan  langsung dari tokonya. Tertarik mencoba?

HORMON TUMBUHAN

Hormon adalah molekul-molekul yang kegiatannya mengatur reaksi-reaksi metabolik penting.  Molekul-molekul tersebut dibentuk di dalam organisme dengan proses metabolik dan tidak berfungsi didalam nutrisi (Heddy, 1989).

Hormon tumbuhan : senyawa organik yang disentesis di salah satu bagian tumbuhan dan dipindahkan ke bagian lain, dan pada konsentrasi yang sangat rendah mampu menimbulkan suatu respon fisiologis.

Hormon tanaman dapat diartikan luas, baik yang buatan maupun yang asli serta yang mendorong ataupun yang menghambat pertumbuhan (Overbeek,1950 dalam Kusumo, 1984). Pada kadar rendah tertentu hormon/zat tumbuh akan mendorong pertumbuhan, sedangkan pada kadar yang lebih tinggi akan menghambat pertumbuhan, meracuni, bahkan mematikan tanaman (Kusumo,1984).

Hormon yang telah dikenal: auksin, sitokinin,  giberelin, asam absisat dan etilen.

Hormon Auksin

Auksin banyak disusun di jaringan meristem di dalam ujung-ujung tanaman seperti pucuk, kuncup bunga, tunas daun dan lain-lainnya lagi (Dwidjoseputro, 1990).

Kusumo (1984) menyatakan perakaran  yang timbul pada stek disebabkan oleh dorongan auksin yang berasal dari tunas dan daun. Tunas yang sehat pada batang adalah sumber auksin dan merupakan faktor penting dalam perakaran.

Tempat sintesis utama auksin pada tanaman yaitu di daerah meristem apikal tunas ujung.  IAA yang diproduksi di tunas ujung tersebut diangkut ke bagian bawah dan berfungsi mendorong pemanjangan sel  batang.  IAA mendorong pemanjangan sel  batang hanya pada konsentrasi tertentu yaitu 0,9 g/l. Di atas konsentrasi tersebut IAA akan menghambat pemanjangan sel batang. Pengaruh menghambat ini kemungkinan terjadi karena konsentrasi  IAA  yang tinggi mengakibatkan  tanaman mensintesis ZPT lain yaitu etilen yang memberikan pengaruh berlawanan dengan IAA.

Jumlah kadar auksin yang terdapat pada organ stek bervariasi. Pada stek yang memiliki kadar auksin lebih tinggi, lebih mampu menumbuhkan akar dan menghasilkan persen hidup stek lebih tinggi daripada stek yang memiliki kadar yang rendah. Sebagaimana diketahui bahwa auksin adalah jenis hormon penumbuh yang dibuat oleh tanaman dan berfungsi sebagai katalisator dalam metabolisme dan berperan sebagai penyebab perpanjangan sel (Alrasyid dan Widiarti, 1990).

Ada beberapa macam hormon dari kelompok auksin ini, antara lain adalah IAA (Indole Acetic Acid), NAA (Napthalen Acetic Acid) dan IBA (Indole Butyric Acid).

Fungsi utama dari hormon auksin : mempengaruhi pertambahan panjang batang,  pertumbuhan, diferensiasi dan percabangan akar; perkembangan buah; dominansi apikal; fototropisme dan geotropisme.

Tempat dihasilkan dan lokasinya pada tumbuhan : Meristem apikal tunas ujung, daun muda, embrio dalam biji.

Hormon  Sitokinin

Sitokinin  merupakan ZPT yang mendorong  pembelahan (sitokinesis).  Beberapa macam  sitokinin merupakan sitokinin alami (misal : kinetin, zeatin) dan beberapa lainnya  merupakan sitokinin sintetik.  Sitokinin alami dihasilkan pada jaringan yang tumbuh aktif terutama pada akar, embrio dan buah.
Sitokinin yang diproduksi di akar selanjutnya diangkut oleh xilem menuju sel-sel target pada batang.

Hormon Giberelin

Pada tahun 1926, ilmuwan Jepang (Eiichi Kurosawa) menemukan bahwa cendawan  Gibberella fujikuroi mengeluarkan senyawa kimia yang menjadi penyebab penyakit tersebut. Senyawa kimia tersebut dinamakan Giberelin.  Belakangan ini, para peneliti menemukan bahwa giberelin dihasilkan secara alami  oleh tanaman yang memiliki fungsi  sebagai ZPT.
Penyakit rebah kecambah ini akan muncul pada saat tanaman padi terinfeksi  oleh cendawan Gibberella fujikuroi yang menghasilkan senyawa giberelin  dalam jumlah berlebihan.

Hormon Asam Absisat (ABA)

Musim dingin atau masa kering merupakan waktu dimana tanaman beradaptasi menjadi dorman (penundaan pertumbuhan).  Pada saat itu, ABA yang dihasilkan oleh kuncup menghambat pembelahan sel pada jaringan meristem apikal dan pada kambium pembuluh sehingga menunda  pertumbuhan primer maupun sekunder.
ABA juga memberi sinyal pada kuncup untuk membentuk sisik yang akan melindungi kuncup dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan.  Dinamai dengan asam absisat karena diketahui  bahwa ZPT ini menyebabkan absisi/rontoknya daun tumbuhan pada musim gugur. Nama tersebut telah popular walaupun para peneliti tidak pernah membuktikan kalau ABA terlibat dalam  gugurnya daun.

Hormon Etilen

Ahli biologi tumbuhan menduga bahwa pematangan buah yang disimpan di dalam gudang tersebut sebenarnya berkaitan dengan produksi etilen yaitu gas hasil pembakaran minyak tanah. Sekarang diketahui bahwa tumbuhan secara alami menghasilkan  etilen yang merupakan  ZPT yang berperan memacu penuaan termasuk pematangan buah.

bibit tanaman

ANATOMI TUMBUHAN

Anatomi berasal dari bahasa Yunani anatomia, yang berarti memotong, jadi definisi Anatomi adalah cabang dari biologi yang berhubungan dengan struktur dan organisasi dari makhluk hidup. Sehingga Anatomi Tumbuhan adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang struktur tubuh tumbuhan. Dengan mempelajari anatomi tumbuhan, dapat diketahui bagian-bagian penyusun tubuh tumbuhan dari bagian dalam. Misalnya penyusun batang tumbuhan dapat dilihat melalui penampang melintang batang yang tersusun dari jaringan-jaringan seperti epidermis, parenkim, endodermis, kayu, jaringan pembuluh, dan kambium pada tumbuhan dikotil.

Pada tumbuhan terdapat bagian generatif dan bagian vegetatif. Bagian generatif pada tumbuhan adalah Bunga, Buah dan Biji. Sedangkan bagian Vegetatif dari tumbuhan adalah Akar, Batang dan Daun.

Untuk lebih jelas struktur bagian-bagian vegetatif tumbuhan dapat dilihat di bawah ini:

AKAR

Akar yang berfungsi sebagai jangkar membantu tanaman berdiri kokoh di atas tanah, tersusun dari jaringan-jaringan berikut :

  • epidermis
  • parenkim
  • endodermis
  • kayu
  • pembuluh (pembuluh kayu dan pembuluh tapis) dan
  • kambium pada tumbuhan dikotil.

Permukaan akar seringkali terlindung oleh lapisan gabus tipis. Bagian ujung akar memiliki jaringan tambahan yaitu tudung akar. Ujung akar juga diselimuti oleh lapisan mirip lendir yang disebut misel (mycel) yang berperan penting dalam pertukaran hara dan memperkokoh tumbuhan serta interaksi dengan organisme (mikroba) lain. Selanjutnya >>>

BATANG

Susunan batang tidak banyak berbeda dengan akar. Batang tersusun dari jaringan berikut:

  • epidermis
  • parenkim
  • endodermis
  • kayu
  • jaringan pembuluh, dan
  • kambium pada tumbuhan dikotil.

Struktur ini tidak banyak berubah, baik di batang utama, cabang, maupun ranting. Permukaan batang berkayu atau tumbuhan berupa pohon seringkali dilindungi oleh lapisan gabus (suber) dan/atau kutikula yang berminyak (hidrofobik). Jaringan kayu pada batang dikotil atau monokotil tertentu dapat mengalami proses lignifikasi yang sangat lanjut sehingga kayu menjadi sangat keras. Selanjutnya >>>

DAUN

Daun lengkap terdiri dari pelepah daun, tangkai daun serta helai daun. Helai daun sendiri memiliki urat daun yang tidak lain adalah kelanjutan dari jaringan penyusun batang yang berfungsi menyalurkan hara atau produk fotosintesis. Helai daun sendiri tersusun dari jaringan-jaringan dasar berikut:

  • epidermis
  • jaringan tiang
  • jaringan bunga karang dan
  • jaringan pembuluh.

Permukaan epidermis seringkali terlapisi oleh kutikula atau rambut halus (pilus) untuk melindungi daun dari serangga pemangsa, spora jamur, ataupun tetesan air hujan. Selanjutnya >>>

FUNGSI ENERGI UNTUK TUMBUHAN SEBAGAI HASIL RESPIRASI

Di dalam tubuh tumbuhan terjadi proses metabolisme, proses-proses itu seperti fotosintesis dan respirasi. Hasil dari fotosintesis menghasilkan karbohidrat dan oksigen kemudian karbohidrat ini akan dipakai dalam proses respirasi pada tumbuhan.

Proses Respirasi dalam Tumbuhan

Energi yang dihasilkan dalam proses respirasi pada tumbuhan berfungsi sebagai berikut:

  1. Memelihara aliran protoplasma
  2. Peredaran zat makanan
  3. Pembelahan kromosom dan inti
  4. Penimbunan-penimbunan garam
  5. Pertumbuhan menentang gaya berat
  6. Pemasukkan ujung akar dalam tanah

 

ARTIKEL TERKAIT :

PERBEDAAN TRANSPIRASI DENGAN EVAPORASI DAN GUTASI

Walaupun sama-sama proses keluarnya air dari tumbuhan, tetapi antara transpirasi, evaporasi dan gutasi ada perbedaannya.

  • Perbedaan Tranpirasi dan Evaporasi adalah sebagai berikut :

TRANSPIRASI

  1. proses fisiologis atau fisika yang termodifikasi
  2. diatur bukaan stomata
  3. diatur beberapa macam   tekanan
  4. terjadi di jaringan hidup
  5. permukaan sel basah

EVAPORASI

  1. proses fisika murni
  2. tidak diatur bukaan stomata
  3. tidak diatur oleh tekanan
  4. tidak terbatas pada jaringan hidup
  5. permukaan yang menjalankannya menjadi kering
  • Perbedaan Transpirasi dan Gutasi dapat dijelaskan sebagai berikut :

TRANSPIRASI

  1. terjadi pada siang hari
  2. air yang hilang berbentuk   uap air
  3. yang dilepaskan uap air murni
  4. terjadi melewati stomata, lubang kutikula, dan lenti sel
  5. terkendali oleh bukaan stomata
  6. menurunkan suhu permukaan tanaman

GUTASI

  1. pada malam hari
  2. air yang keluar berbentuk cair
  3. cairan mengandung solute, seperti gula dan garam
  4. melewati hidatoda
  5. tidak terkebdali
  6. tidak menurunkan suhu permukaan

 

JENIS JENIS TRANSPIRASI

Transpirasi  adalah proses pengeluaran air oleh tumbuhan dalam bentuk uap air ke atmosfer. Banyaknya air yang ditranspirasikan oleh tumbuhan merupakan kejadian yang khas, meskipun perbedaan terjadi antara satu spesies dengan spesies lain.
Berdasarkan atas sarana yang digunakan untuk melaksanakan proses transpirasi dibedakan atas :
  • transpirasi stomata,
  • transpirasi kutikula dan
  • transpirasi lentisel.

Kehilangan air yang paling besar pada proses transpirasi tumbuhan adalah transpirasi stomata, yaitu sebesar 80%.

PROSES RESPIRASI

Berbagai Pengertian dan definisi dari Respirasi dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Respirasi adalah Proses oksidasi dekomposisi senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana + energi.
  • Respirasi adalah Proses pembongkaran (katabolisme atau disimilasi).
  • Respirasi adalah Proses pelepasan energi yang menyediakan energi bagi kebutuhan sel
  • Respirasi adalah proses pernafasan yang menghirup / menghisap oksigen dari udara dan mengeluarkan / melepaskan karbondioksida ke udara.
  • Respirasi pada tanaman adalah proses reaksi karbohidrat (CH2O) dengan oksigen (02) menghasilkan air (H2O) dan energi kimia karbohidrat (CO2) yang dilepaskan ke udara.

Respirasi berasal dari kata latin yaitu respirare yang artinya bernafas. Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan O2, proses pengambilan O2 untuk memecah senyawa-senyawa organik menjadi CO2, H2O dan energi. Dari respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan, seperti sintesis (anabolisme), gerak, pertumbuhan.

PROSES RESPIRASI

PROSES RESPIRASI

Energi kimia yang dihasilkan dari proses respirasi tersebut akan dipergunakan dalam proses metabolisme atau energi kimia tersebut akan dipergunakan untuk menggantikan energi yang dipergunakan dalam metabolisme.

Apabila banyak terjadi respirasi pada tanaman; berarti banyak energi yang keluar dan banyak karbohidrat yang terurai. Ini dapat mempengaruhi produksi tanaman tersebut.

ARTIKEL TERKAIT :

PROSES FOTOSINTESIS

Tumbuhan hijau yang mempunyai klorofil akan membuat makanannya sendiri. Tumbuhan-tumbuhan ini biasa disebut tumbuhan autotrof. Proses pembuatan makanan oleh tumbuhan dibantu dengan cahaya matahari disebut dengan fotosintesis. Proses Fotosintesis adalah proses penyusunan senyawa organik karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari.

PROSES FOTOSINTESIS

Fotosintesis  berasal dari bahasa Yunani dengan 2 kata yaitu Foto dan Sintesis. Foto artinya Cahaya dan Sintesis artinya penggabungan. Jadi Foto sintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan karbohidrat yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun atau klorofil. Selain tumbuhan berklorofil, makhluk hidup non-klorofil lain yang berfotosintesis adalah alga dan beberapa jenis bakteri. Organisme ini melakukan proses fotosintesis dengan menggunakan zat hara, karbon dioksida, dan air serta bantuan energi cahaya matahari.  Selanjutnya >>>

Tentang Fotosintesis :

  1. Pengertian dan Definisi Fotosintesis
  2. Faktor Lingkungan yang Mempengaruhi Fotosintesis
  3. Reaksi-reaksi pada Fotosintesis ( Fotosistem I dan II )
  4. Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Tanaman
  5. Pengaruh Cahaya Terhadap Diameter dan Tinggi Tanaman
  6. Pengaruh Cahaya Terhadap Ketebalan dan Luas Daun
  7. Pengaruh Cahaya Terhadap Jumlah Klorofil Daun
  8. Pengaruh Cahaya Terhadap Transpirasi

PROSES TRANSPIRASI

Image

Transpirasi terjadi pada tumbuhan dan memegang peranan penting dalam proses metabolisme serta memberikan manfaat bagi tumbuhan.  Berbagai pengertian dan definisi tentang transpirasi dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Proses hilangnya air dalam bentuk uap air dari jaringan hidup tanaman yang terletak di atas permukaan tanah melewati stomata, lubang kutikula, dan lentisel
  • Peristiwa perubahan air menjadi uap, yang naik ke udara melalui jaringan hidup tumbuh-tumbuhan, yaitu yang biasa melalui stomata daun, lentisel dan cuticula.
  • Besarnya transpirasi tergantung dari jenis tumbuhan, suhu, kelembaban, kecepatan angin, tekanan udara dan sinar matahari.
  • Delapan Puluh Persen (80%) air yang ditranspirasikan berjalan melewati lubang stomata, paling besar peranannya dalam transpirasi

Peranan dan Manfaat Transpirasi

  • Transpirasi memberikan manfaat sebagai penunjang pengangkutan mineral, mempertahankan turgiditas optimum dan menghilangkan sejumlah besar panas dari daun. Mineral yang diserap ke dalam akar bergerak ke atas tumbuhan dengan cara tertentu dalam arus transpirasi, yaitu aliran air melalui xylem akibat transpirasi.
  • Transpirasi yang terjadi membantu penyerapan mineral dari tanah dan pengangkutannya dalam tumbuhan. Sebagai contoh hasil penelitian menunjukan Kalsium dan Boron di jaringan tampak sangat peka terhadap laju transpirasi. Tumbuhan yang ditanam dalam rumah kaca yang mempunyai kelembaban tinggi dan udara yang kaya CO2 (membuat stomata cendrung tertutup) dapat menampakan kekahatan (kekurangan) kalsium pada jaringan tertentu.
  • Sebaliknya transpirasi yang terlalu cepat dapat menyebabkan meningkatnya beberapa unsur tertentu, mencapai jumlah kadar yang meracuni.
  • Selain itu peranan transpirasi dalam tumbuhan untuk menurunkan suhu atau mendinginkan daun. Daun yang tidak melakukan transpirasi akan lebih panas beberapa derajat. Perubahan suhu dari daun menunjukan adanya pertukaran energi dari daun dan lingkungannya.